Harta nasional
Saihō Shinansho
periode Kamakura
6 jilid
Tinta di atas kertas
28,2 × 18,2 cm
Artikel ini dapat dibaca dalam 2 menit.

Suara sang pendiri
bergema hingga hari ini
Kumpulan surat, khotbah, dan laporan mengenai kegiatan Hōnen (1133–1212) ini diterjemahkan secara umum dalam bahasa Inggris sebagai “Notes on Guidance Toward Birth in the West”. Hōnen adalah pendiri Buddhisme Tanah Murni (Jōdō Shū) dan guru dari Shinran (1173–1263). Karya-karya ini ditulis oleh Shinran dan berdasarkan pada ingatan dan pengalamannya dengan Hōnen. Menurut catatan tambahan di bagian akhir setiap karya, Shinran menyelesaikan naskahnya pada usia 84 tahun, antara Oktober 1256 dan Tahun Baru berikutnya. Karya ini adalah catatan tertua tentang aktivitas Hōnen dan dianggap sebagai contoh terbaik dari tulisan Shinran di kemudian hari. Naskah tersebut dijilid menjadi enam buku dan dibagi menjadi tiga volume.
Hōnen Shōnin
Hōnen (1133–1212) adalah pendiri aliran Jōdo dalam Buddhisme. Dia mengajarkan cara memperoleh keselamatan melalui doa yang terus-menerus kepada Buddha Amida dan praktik nenbutsu, yaitu pengucapan nama Buddha Amida.
Shinran Shōnin
Shinran Shōnin (1173–1263), juga dikenal sebagai Kenshin, adalah pendiri aliran Buddha Jōdo Shinshū (Tanah Murni Sejati). Setelah menjalani pelatihan asketis di Gunung Hiei, dia mempelajari senju nenbutsu, yaitu pengucapan nama Buddha secara eksklusif, di bawah bimbingan Hōnen (1133–1212). Pada tahun 1207, dia diasingkan bersama murid-murid Hōnen lainnya oleh istana kekaisaran, yang takut akan pengaruh Hōnen. Shinran melakukan pekerjaan misionaris di wilayah Echigo dan Kanto dan menguraikan keyakinan pada Buddha Amida dalam karya besarnya, yaitu Kyōgyō Shinshō (Pengajaran, Praktik, dan Pencerahan). Dia mengajarkan keselamatan melalui iman dan membawa reformasi pada Buddhisme Jepang.
Silakan jawab kuesioner kami.
Perkiraan waktu: 30 detik